Sabtu, 05 Januari 2013

Kolam Pemijahan Nila dari Tanah



Kolam pemijahan nila yang berdasar tanah disukai nila karena banyak dihuni plankton dan tumbuhan air kecil yang menjadi pakan tambahan. Dasar kolam tanah juga memudahkan nila jantan membuat cekungan untuk memijah. Namun, kekurangannya kolam rawan bocor dan longsor. Kebocoran bisa membuat susutnya ketinggian air kolam yang berakibat pada perubahan suhu serta masuknya hama seperti ular dan katak.

Untuk itu, setiap selesai panen, pemeriksaan dan perbaikan kolam perlu dilakukan. Untuk kolam pemijahan, padat tebar disarankan 1—3 ekor/m². Satu paket induk berjumlah 300 ekor. Sistem paket diberlakukan untuk menekan laju penurunan mutu benih yang dihasilkan bila keturunannya dijadikan induk kembali setelah melalui seleksi ketat.

Bila induk yang dipijahkan sebanyak 1 paket, luasan kolam yang dibutuhkan sekitar 100—300 m2. Ketinggian air sekitar 75 cm dengan tinggi kolam sekitar 1 m. Debit air yang masuk cukup 1 liter/detik. Jika terlalu deras, nila tidak nyaman memijah. Air yang mengalir perlahan tetap diperlukan untuk menggan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar