Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
(BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Serang, memprediksi hujan disertai
angin kencang dan gelombang tinggi masih mengancam wilayah Banten
beberapa hari ke depan. Cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh badai
topan atau siklon tropis yang diberi nama narelle. Badai tersebut
terjadi di Samudra Hindia sebelah Selatan Bali.
Prakiraan BMKG Serang, Mafin Purnomo menjelaskan, badai narelle sangat
kuat. Pada pusat badai, kecepatan angin mencapai 80 knot. Badai
mengarah ke barat daya atau Australia dengan kecepatan 10 knot. Semua
angin di wilayah Indonesia tersedot ke titik badai narelle, sehingga
menimbulkan awan cumulonimbus dan angin kencang. “Wilayah Banten yang
paling terpengaruhi badai ini adalah Banten Utara, Timur dan Selatan.
Selain hujan lebat disertai angin kencang, wilayah Banten juga
berpotensi terjadinya petir, puting beliung dan gelombang tinggi. Cuaca
ektrem tersebut diprediksi akan terjadi hingga tiga hari ke depan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar